Tangisan langit tertumpah begitu saja
Sajak sajak tak beraturan mengiringi tetes demi tetes hingga bercucuran
Malam merah menyebar di setiap atapMU
Seakan mewakili sesuatu hal yg terjadi
Cucuran air mata
Rasa marah yang menjadi satu
Aku manusia yg tercipta dari seonggok daging
Yang hanya bisa berbuat salah berdalih kilaf
Doa doaa bermunajat minta ampunan atas dosa yang lalu ku buat
Kepada ENGKAU yg maha kuat
Bersimpuh a dalam malam
Berlapar aku dalam giat
Untuk minta ampunanMU minta petunjukmu
banyak mengaku peduli banyak mengaku mengerti justru mereka yang menggrogoti merusak mencerca
Sabtu, 18 Mei 2013
MUNAJAT
Minggu, 03 Maret 2013
JAMAN EDAN
Kata mbah mbah dulu sekarang JAMAN EDAN kalo kagak ikut edan ora keduman "huft " menghela napas panjang, memang sekarang jamannya jama edan tapi kita gak harus dong jadi edan juga? coba kita nalar kalo kita waras sendiri dan yang lain edan kan kesempatan lebih banyak ada pada kita, ya enggak ?
Ngomong2 jaman edan smakin gempar aja ya dunia pendidikan kita dengan pencabulan, pemerkosaan, pergaulan bebas, dan apalah. yang membuat kita tak pernah habis pikir siapa yang salah dan apa yang salah. Baru baru ini kita di marakkan diberbagai media bahwa dikabarkan seorang guru yang punya jabatan melakukan pencabulan kepada muridnya, hmmmmm dimana otaknya ya? kemudian dulu waktu menjadi seorang pendidik apakah dia tidak diajarkan ILMU JIWA dan di sumpah profesi?.
Seorang panutan yang dari tingkat pondasi dasar saja memberi contoh yang tidak pernah benar lalu mau apa sih jadinya generasi kita? yang dalam pepatah sangat terkenal " ing ngarso sung thulodho ing madya mangun karsa", itu baru yang terungkap, belum lagi yang belum terungkap saya yakin masih banyak berkeliaran. seharusnya dengan seperti ini kita sebagia orang awam harus sudah mulai tanggap dengan sekeliling kita, bisa memilih dan mengendalikan apa yang baik untuk diri dan lingkungan kita, tapi apa daya kita hanya orang awam yang hanya bisa bergumam, mengeluh dan menyindir agar semua yang buruk bisa terisingkir, itupun jika mereka peka terhadap sindiran.
Dengan helaan napas panjang "hmmmmmmm Huftttt" semoga ada perubahan sehingga anak cucu kelak tidak menjadi orang yang jahiliah karena nenek moyangnya yang salah.
Senin, 04 Februari 2013
PANTAI SRAU
Hai sahabat apa kabar
nih? Wah sudah enggak terasa yah udah tahun 2013 nih, semoga di tahun
ini kita semua mendapatkan apa yg kita inginkan dan kesalahan yang
terjadi ditahun kemarin tidak terjadi lagi di tahun ini amin. Sahabat
tahun baru kemarin aku mengunjungi pantai- pantai yang ada di pacitan
salah satunya pantai SRAU keren banget deh. Karena kmarin ada yang kirim
email minta review sekali kali pantai begoono nyang diminta jangan
gunung melulu, nah ni buat kalian aku kasih profilnya, di jamin keren
dah.
Kita kemarin kesana
pas malam tahun baru sahabat alam, kita kesana rombogan ada 13 motor
dan 1 mobil kira2 ada 30 orang lah jadi ramai beud kata orang alai he
he, acara ini kemarin dimeriahkan ama temen temen KALBUGIRI SOLO, meski
hujan badai menerjang angina berhembus menerpa badan tetap tak gentar
menerjang agar bisa sampai disana, karena keindahanya sesuai dengan
pengorbanan kita ha hai. Pantai SRAU ini dapat ditempuh dari jalur timur
dan barat sahabat “wuis kayak apaan aja” kalo kalian dari arah Surabaya
dan sekitar kalian bisa lewat ponorogo dengan jalan berkelok kelok dan
agak curam dan disuguhi pemandangan keren sepanjang jalan, kemudian buat
kalian yang dari arah solo dan sekitar kalian bisa menempuh perjalanan
lewat wonogiri, jalan lumayan aman terkendali lah “hue hue” tapi jangan
kuatir pemandangan juga indah indah tak kalah dari jalur ular di
ponorogo.
Rabu, 14 November 2012
SECOND OF TANDA TANYA PENDIDIKAN
Pendidikan adalah
kata yang sangat wah bahkan waw……. Bagi saya dan mungkin sebagian orang,
mengapa tidak?. Dengan seseorang yang punya tingkatan pendidikan yang tinggi,
maka status sosialpun juga akan berdampak, tapi seiring perkembangan dan
berjalannya waktu yang saya alami dan rasakan pendidikan itu, hal yang biasa
menjadi luar biasa ketika kita memperolehnya bukan dari tempat formal tapi
justru dari tempat informal, seperti jalanan, pasar, dan tempat lain yang bias memberikan
apresiasi kepada murid tanpa tututan batasan.
Banyak kita
jumpai seorang yang berpendidikan tinggi, akan tetapi mempunyai budi pekerti
yang seperti orang tak berpendidikan begitu juga sebeliknya tidak sedikit orng
tidak berpendidikan justru mereka lebih punya sikap budi pekerti yang baik. Selain
itu juga banyak seorang yang berpendidikan tinggi bekerja tidak sesuai dengan
bidang yang mereka tekuni, bahkan dalam artikel blok Om Bob Sadino mengatakan
Langganan:
Postingan (Atom)


